Chandra Asri Petrochemical (TPIA) Melirik Pasar Bahan Baku Kendaraan Listrik

IWIP Kebut Pengembangan Kawasan Industri untuk Komponen Baterai Kendaraan Listrik
Pabrik Chandra Asri di Cilegon. Kamis, 21 Juli 2022 | 13:05 WIB
Reporter: Muhammad Julian Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) siap mencuil peluang pasar bahan baku untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Direktur TPIA, Edi Rivai mengungkapkan, TPIA telah memproduksi polypropylene block copolymer.

Selain digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan mobil konvensional (non EV), bahan tersebut, kata Edi, juga dapat digunakan sebagai bahan baku untuk komponen suku cadang kendaraan listrik.

“Sekitar 50% komponen suku cadang kendaraan listrik adalah memang dari plastik,” ujar Edi saat dihubungi Kontan.co.id (18/7).

Saat ini, TPIA mampu memproduksi 190.000 ton polypropylene block copolymer per tahun dengan volume penjualan tahunan sebesar 51.000 ton per tahun.

Jumlah kapasitas produksi tersebut diproyeksi meningkat setelah proyek kompleks Chandra Asri Perkasa (CAP)2 rampung dan beroperasi komersial nanti.

Baca Juga: Chandra Asri Petrochemical (TPIA) Mengejar Target Proyek CAP 2, Begini Progresnya

Dengan kapasitas produksi eksisting, TPIA telah menjadi pemasok bagi beberapa pabrikan untuk beberapa brand mobil. Beberapa di antaranya meliputi Toyota, Honda, dan Daihatsu.

“Kami siap bekerjasama dengan pemenuhan kebutuhan EV brand yang saat ini masih impor, belum ada local manufacture,” tutur Edi.

Meski begitu, peluang ini bukannya tanpa tantangan. Edi berujar, bisnis polypropylene block copolymer juga terkendala dengan semakin maraknya barang bahan baku impor biji plastik masuk ke Indonesia khususnya berasal dari negara-negara yang terikat perjanjian Free Trade Agreement (FTA) dengan Indonesia.

“Pemerintah perlu lebih tegas melakukan pengendalian barang impor bahan baku dan barang jadi plastik. Market kita terus tergerus serbuan barang impor dan pemborosan devisa,” tandas Edi.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait Jelajah Ekonomi Hijau Kontan
Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:30 WIB EKONOMI HIJAU
Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:56 WIB EKONOMI HIJAU
Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:44 WIB EKONOMI HIJAU
Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:19 WIB ENERGI HIJAU
Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:00 WIB ENERGI HIJAU
Didukung oleh:
Barito Pacifik
GSI International Tbk
Bank Bukopin
Pertamina
Widodo Makmur Perkasa
pupukkaltim
Bank Mandiri
PLN
BNI
Telkom
BRI
Bank Mandiri
Blue Bird
INPP
Tokio Marine
Hotel Santika
Canon