Dukung Kendaraan Listrik, Grab Telah Mengoperasikan 8.500 Sepeda Motor Listrik

IWIP Kebut Pengembangan Kawasan Industri untuk Komponen Baterai Kendaraan Listrik
Menteri Koordinator Jakarta ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp. Kamis, 14 Juli 2022 | 18:45 WIB
Reporter: Asnil Bambani Amri Editor: Asnil Amri

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Sejak mengoperasikan kendaraan listrik sejak tahun 2019 lalu di Indonesia, Grab telah mengoperasikan 8.500 unit sepeda motor listrik. Armada yang menggunakan energi dari setrum listrik itu, kini sudah beroperasi di delapan daerah di Indonesia yakni; DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengungkapkan, bahwa armada kendaraan listrik dengan nama GrabElectric itu merupakan salah satu upaya Grab dalam mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di tanah air, serta mendukung upaya pemerintah untuk memiliki lebih dari 2 juta kendaraan listrik pada 2030 nanti.

“Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih mengenal kendaraan listrik serta turut berperan aktif dalam mendukung pengembangan ekonomi hijau Indonesia,” ujar Ridzki dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/7).

Baca Juga: Dyandra Promosindo Fasilitasi Pameran Industri Kendaraan Listrik

Komitmen untuk menggunakan kendaraan listrik digaungkan Grab dengan tujuan untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui komitmen #LangkahHijau dengan berbagai inisiatif dan tindakan nyata untuk mendukung kelestarian lingkungan. Selain menggunakan kendaraan listrik, Ridzki bilang, mereka juga menanam pohon dan melakukan daur ulang.

Neneng Goenadi, Country Managing Director of Grab Indonesia menambahkan, Grab telah menargetkan mencapai netral karbon pada tahun 2040. “Hadirnya Grab Electric mempertegas komitmen #LangkahHijau dalam mendukung usaha pemerintah mencapai target pengurangan jejak karbon hingga 41% pada 2030,” tambah Neneng.

Asal tahu saja, penggunaan sepeda motor listrik oleh mitra Grab dilakukan dengan mekanisme sewa. “Sistem sewa harian GrabElectric memberikan peluang pendapatan baru bagi mitra pengemudi dan mitra pengiriman kami yang tidak memiliki kendaraan pribadi,” jelas Neneng.

Baca Juga: Melongok Kawasan Industri Hijau Tempat Mobil Listrik Hyundai Dirakit

Dengan menggunakan kendaraan listrik, mitra Grab bisa menghemat biaya operasional per bulan hingga 25%. Sebab, mitra tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk BBM dan biaya perawatan berkala, karena sepenuhnya ditangani oleh Grab melalui 31 service center di Indonesia.

Untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik ini, Grab juga membuka peluang bagi pemasok kendaraan listrik untuk bekerjasama dengan mereka. Saat ini, GrabElectric berkolaborasi dengan pemasok sepeda motor listrik Kymco, SWAP Energi, Viar, PT Wika Industri Manufaktur, Hyundai, dan Intelligent Transport System (ITS) Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Luhut. B. Pandjaitan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Grab. Ia bilang, perlu komitmen dari banyak pihak untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik. “Perlu adanya niat, tekad, dan komitmen yang kuat dari seluruh stakeholder, baik dari pemerintah maupun dari seluruh lapisan masyarakat, agar penggunaan BEV dapat segera dioptimalkan,” kata Luhut

 

.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait Jelajah Ekonomi Hijau Kontan
Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:30 WIB EKONOMI HIJAU
Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:56 WIB EKONOMI HIJAU
Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:44 WIB EKONOMI HIJAU
Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:19 WIB ENERGI HIJAU
Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:00 WIB ENERGI HIJAU
Didukung oleh:
Barito Pacifik
GSI International Tbk
Bank Bukopin
Pertamina
Widodo Makmur Perkasa
pupukkaltim
Bank Mandiri
PLN
BNI
Telkom
BRI
Bank Mandiri
Blue Bird
INPP
Tokio Marine
Hotel Santika
Canon