Manfaatkan Limbah, Aneka Tambang (Antam) Maksimalkan Reklamasi Berkelanjutan

IWIP Kebut Pengembangan Kawasan Industri untuk Komponen Baterai Kendaraan Listrik
Pengelolaan limbah dengan memanfaatkan kembali limbah slag untuk pembuatan material konstruksi di Unit Bisnis Pertambangan Nikel PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam di Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:58 WIB
Reporter: Noverius Laoli Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melakukan pemanfaatan limbah guna mengoptimalkan kegiatan reklamasi yang dilakukan di Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Bauksit Kalimantan Barat. Tandan kosong kelapa sawit (tankos). 

Tankos merupakan limbah sawit dengan jumlah melimpah di sekitar wilayah operasional Antam yang berada di antara perkubunan sawit. Pemanfaatan tankos dipadukan dengan penanaman legum cover crop (LCC) untuk memperbaiki kondisi awal tanah setelah penambangan.

Sekretaris perusahaan Antam, Syarif Faisal Alkadrie menyebut perusahaannya telah melakukan pemanfaatan tankos kelapa sawit sebagai bahan untuk reklamasi bersama dengan masyarakat. 

“Kegiatan pascatambang yang dilakukan di wilayah operasi UBP Bauksit Kaliamantan Barat ini dilakukan dengan melibatkan kelompok rentan sebagai salah satu program pemberdayaan masyarakat dalam bentuk creating shared value. Hingga saat ini 200 masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Mamalam telah menjadi mitra Antam,” katanya dalam keterangannya, Selasa (30/8).

Baca Juga: Strategi Phapros (PEHA) Bidik Target Penjualan Dobel Digit pada 2022

Faisal menjelaskan, tankos merupakan material kaya unsur hara. Dari teksturnya yang runcing dan tajam, tankos cocok untuk di lereng yang curam di atas 450 meter. Selain itu, tankos memiliki perimbangan magnesium/kalium (Mg/K) dan kapasitas tukar kation yang tinggi. 

“Tankos juga menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik. Penggunaan tankos dapat membantu percepatan pertumbuhan tinggi tanaman dan tajuk yang lebih lebar,” lanjutnya.

Hingga saat ini, tercatat sejumlah 587.036 bibit tanaman telah ditanam di lahan reklamasi tambang bauksit Antam di Kalbar. Adapun jenis-jenis tanaman yang ditanam adalah jambu hutan, sengon, karet, johar, jengkol, jambu mete, nyatoh, dan ulin.

Baca Juga: Ajinomoto Sharing Knowledge Praktik Sirkular Ekonomi pada Webinar Peduli Sampah KLHK

Bagi Antam, pengembangan inovasi pengelolaan pascatambang, senantiasa dilakukan sebagai komitmen dalam melaksanakan pertanggungjawaban untuk mengembalikan kondisi lingkungan, habitat flora dan fauna, serta produktivitas area pascatambang agar tetap memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar. 

“Kami berharap dengan adanya sinergi dan pemanfaatan limbah dalam pelaksanaan pascatambang dapat memaksimalkan upaya pengelolaan lingkungan yang dilakukan Antam dan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait Jelajah Ekonomi Hijau Kontan
Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:30 WIB EKONOMI HIJAU
Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:56 WIB EKONOMI HIJAU
Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:44 WIB EKONOMI HIJAU
Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:19 WIB ENERGI HIJAU
Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:00 WIB ENERGI HIJAU
Didukung oleh:
Barito Pacifik
GSI International Tbk
Bank Bukopin
Pertamina
Widodo Makmur Perkasa
pupukkaltim
Bank Mandiri
PLN
BNI
Telkom
BRI
Bank Mandiri
Blue Bird
INPP
Tokio Marine
Hotel Santika
Canon