Pertagas dan Chandra Asri Kerjasama Pengembangan Bisnis Energi Hijau dan Petrokimia

IWIP Kebut Pengembangan Kawasan Industri untuk Komponen Baterai Kendaraan Listrik
Pertagas Gandeng Chandra Asri Kembangkan Potensi Bisnis Energi Hijau dan Petrokimia. Selasa, 02 Agustus 2022 | 14:51 WIB
Reporter: Vina Elvira Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan afiliasi dari sub holding gas Pertamina yaitu PT Pertamina Gas (Pertagas) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menjalin kerjasama dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang potensi dan analisa pengembangan bisnis energi hijau dan petrokimia serta peningkatan TKDN infrastruktur gas bumi.

Mengutip keterbukaan informasi Selasa (2/8), melalui kerja sama ini, Pertagas dan Chandra Asri bersinergi dalam mendukung program 1 juta sambungan jaringan gas (jargas) per tahun melalui penyediaan bahan baku jaringan pipa gas.

Chandra Asri dan Pertagas juga akan melakukan pengembangan pemanfaatan gas bumi dan turunan milik Pertagas untuk pemenuhan kebutuhan produksi Pabrik Chandra Asri di Cilegon, Banten. Serta analisis pemanfaatan fasilitas Chandra Asri untuk pengembangan infrastruktur terminal Liquefied Natural Gas (LNG) atau jaringan distribusi pipa gas Pertagas.

Baca Juga: Bermitra dengan Chandra Asri, Bank UOB Luncurkan Sustainability-Linked Trade

Langkah tersebut merupakan komitmen dari kedua pihak dalam mendukung dua program pemerintah sekaligus. Yakni mengurangi ketergantungan pada produk impor dengan mendorong penggunaan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia serta penggunaan energi hijau untuk mengurangi emisi karbon sebesar 29% di tahun 2030.

"Kami berkomitmen untuk terus menyediakan bahan baku jaringan pipa gas terbaik yang mememenuhi seluruh standar SNI bagi Pertagas. Kami berharap kerja sama ini mampu meningkatkan presentase penggunaan komponen TKDN sesuai dengan program pemerintah," ungkap Direktur Legal, External Relations & Circular Economy TPIA, Edi Rivai dalam keterangannya.

Dia melanjutkan, Chandra Asri memiliki keunggulan dalam produksi pipa PE 100 yang memiliki durabilitas tinggi dengan tingkat ketebalan (thickness) yang lebih tipis dibandingkan menggunakan material PE 80 yang umum biasa digunakan di jargas.

Nah, melalui kerjasama ini Pertagas akan mengembangkan potensi penggunaan pipa PE 100 milik Chandra Asri untuk dimanfaatkan pada jargas di Pertagas Group, salah satunya jargas Jogja – Solo – Semarang.

"Saat ini, kapasitas produksi teknologi HDPE Bimodal dapat memproduksi resin aplikasi pipa gas PE 100 hingga 136.000 ton per tahun dari total produksi Polyethylene Chandra Asri 736.000 ton per tahun. Kapasitas Chandra Asri tersebut jauh lebih tinggi untuk memenuhi target kebutuhan proyek jargas nasional 1 Juta Sambungan Pipa Gas Rumah Tangga per tahun,” tambah Edi.

Gamal Imam Santoso, Direktur Utama Pertagas menyampaikan kerja sama yang dibangun juga untuk mendukung program pemerintah dalam pemerataan pemanfaatan gas sebagai energi bersih khususnya untuk pabrik petrokimia.

"Kerja sama ini memiliki potensi bisnis yang besar kedepannya untuk industri gas, tidak hanya dalam hal supply gas untuk pabrik petrokimia namun juga untuk mendukung pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan dan bersih serta sejalan dengan program pemerintah untuk menurunkan emisi karbon," imbuh Gamal.

Baca Juga: Dua Megatren Global Ini Dorong Chandra Asri Maksimalkan Upaya Efisiensi Energi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait Jelajah Ekonomi Hijau Kontan
Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:30 WIB EKONOMI HIJAU
Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:56 WIB EKONOMI HIJAU
Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:44 WIB EKONOMI HIJAU
Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:19 WIB ENERGI HIJAU
Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:00 WIB ENERGI HIJAU
Didukung oleh:
Barito Pacifik
GSI International Tbk
Bank Bukopin
Pertamina
Widodo Makmur Perkasa
pupukkaltim
Bank Mandiri
PLN
BNI
Telkom
BRI
Bank Mandiri
Blue Bird
INPP
Tokio Marine
Hotel Santika
Canon