Tak Mau Ketinggalan, Nissan Berencana Tambah Pilihan Mobil Listrik di Indonesia

IWIP Kebut Pengembangan Kawasan Industri untuk Komponen Baterai Kendaraan Listrik
Pengunjung mengamati produk mobil listrik produksi Nissan di sebuah pusat belanja di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis Rabu, 13 Juli 2022 | 17:03 WIB
Reporter: Asnil Bambani Amri Editor: Asnil Amri

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah meluncurkan mobil listrik tahun lalu, Nissan sepertinya tak kapok mengusung mobil setrum lainnya ke Tanah Air. Saat ini, merek mobil asal Jepang ini baru memiliki mobil listrik Nissan Leaf yang sudah mengaspal di Indonesia. Ke depan, Nissan berencana menambah barisan mobil listrik lagi yang akan dipasarkan ke Indonesia.

Rencana itu disampaikan oleh Julian Olmon, Head of Marketing Communication Nissan Motor Distributor Indonesia kepada KONTAN, Selasa (6/7). Nissan berencana menambah varian mobil listriknya setelah melihat animo pasar mobil di Indonesia terhadap mobil listrik. "Kita lagi menyiapkan mobil elektrifikasi lainnya," kata Julian.

Rencana untuk menambah tipe mobil listrik itu dilakukan setelah Nissan melihat kinerja penjualan Nissan Leaf. “Sejauh ini Nissan Leaf mendapat sambutan yang positif dan untuk pemesanan saat ini masih harus menunggu 1-2 bulan,” tambah Julian.

Baca Juga: Krisis Semikonduktor Mengganggu Produksi Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5

Nissan Leaf merupakan mobil listrik perdana dari Nissan yang mengaspal di Indonesia. Jika merujuk data penjualan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Nissan Leaf sepanjang Januari-Juni tercatat 31 unit.  Adapun sepanjang 2021 lalu, Nissan Leaf yang merupakan CBU impor Jepang itu terjual sebanyak 42 unit.  

Belum diketahui apa mobil listrik Nissan yang akan diluncurkan untuk menemani Nissan Leaf di Indonesia. Jika melirik kiprahnya di Jepang, Nissan pada bulan Mei lalu telah merilis Nissan Sakura. Namun sayang, Nissan Sakura baru disediakan untuk pasar Jepang. Mobil ini merupakan produksi dari kolaborasi Nissan dan Mitsubishi melalui NMKV yang merupakan singkatan dari Nissan Mitsubishi Kei Vehicles.

Baca Juga: Simak Aneka Pilihan Mobil dan Motor Listrik di Pameran PEVS 2022

Mengutip Hotcars.com, Nissan Sakura ini juga punya kembaran mirip yang nanti diusung oleh Mitsubishi. Kembaran mobil Nissan dan Mitsubishi ini mirip dengan kembaran Mitsubishi Xpander dengan Nissan Livina. Jika melihat dari sisi produk, Nissan Sakura idealnya digunakan untuk angkutan perkotaan. Baterai yang diusung oleh Nissan Sakura ini berkapasitas 20 kWh dengan kemampuan jarak tempuh 180 km dengan proyeksi harga sekitar Rp 200 juta-an.

Akankah Nissan Sakura ini yang diboyong Nissan ke Indonesia? Kita tunggu saja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait Jelajah Ekonomi Hijau Kontan
Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:30 WIB EKONOMI HIJAU
Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:56 WIB EKONOMI HIJAU
Jumat, 19 Agustus 2022 | 09:44 WIB EKONOMI HIJAU
Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:19 WIB ENERGI HIJAU
Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:00 WIB ENERGI HIJAU
Didukung oleh:
Barito Pacifik
GSI International Tbk
Bank Bukopin
Pertamina
Widodo Makmur Perkasa
pupukkaltim
Bank Mandiri
PLN
BNI
Telkom
BRI
Bank Mandiri
Blue Bird
INPP
Tokio Marine
Hotel Santika
Canon